Radio Bobotoh 96,4 FM

ON AIR 3 JUNI 2013

Anak-anak binaan lagi on air dengan pa Adi

Anak-anak binaan lagi on air dengan pa Adi

On air radio hari ini sangat menarik karena membahas tema yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. iniTema ini juga seiring dengan semakin banyaknya mahasiswa yang terlibat dalam bisnis dan mereka juga adalah para bobotoh. Bobotoh yang menjadi bagian dari bobotohnomic dalam kesehariannya.

Seperti biasa, acara ini dipandu oleh Kang Adi selalu penyiar yang mengarahkan para pembicara dan tamu untuk membahas bisnis mereka. Adapun kang Meriza, tidak bisa hadir tetapi memberikan materi melalui on air. On air dengan menggunakan telepon langsung. Tetap membahas tema utama dalam pelatihan ini. Senangnya….

Kang Meriza memulai bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam bisnis. kenapa demikian? pertama, mahasiswa adalah para pembelajar dalam bisnis. mereka belajar bisnis dan manajemen dikampus mereka. kedua, mahasiswa pun kalau salah, tidak akan terlalu disalahkan oleh berbagai pihak. mereka dianggap masih belajar juga.

Untuk mendalami bahasan ini, dihadirkan tiga orang nara sumber. mereka adalah mahasiswa dengan bisnis yang beraneka ragam. Tya, adalah pengusaha maskot untuk banyak perusahaan. Maskot adalah produk unik dan sudah digunakan beberapa perusahaan besar. Tya memasarkan produk ini dan diproduksi oleh orang tuanya. akan tetapi, tya mulai terlibat dengan manajemen bisnis ini.

tamu lainnya adalah rik-rik yang berbisnis retailer untuk berbagai sepatu dan produk-produk lainnya. sebagai mahasiswa, rik-rik sudah mulai aktif memasarkan produknya kepada para mahasiswa. juga kepada komsumen umum. inilah ciri khas rik-rik. Status mahasiswanya sangat mewarnai cara mereka berbisnis dalam kesehariannya.

Tamu terakhir adalah Amanda. Beliau juga mahasiswi seperti halnya Tya dan rik-rik. Bisnis yang dijalankan adalah fashion dan konveksi. pemasaran juga dilakukan melalui mahasiswa dan juga umum. inilah uniknya berbisnis selagi mahasiswa. Talkshow on air ini semakin menarik dengan menggali potensi yang ada dimasing-masing nara sumber.

**********

GATHERING III BOBOTOHNOMIC

Menjadi Pembicara di Gathering Bobotohnomic III

Menjadi Pembicara di Gathering Bobotohnomic III

Tadi malam, QP Indonusa dan Radio Bobotohnomic mengadakan gathering ketiga di Cafe Persib. Acara yang ketiga pada tahun ini. Dan merupakan suatu anugerah acara tadi malam dapat berlangsung dengan baik. Sesuai dengan tujuan pelaksanaan acaranya, yaitu meningkatkan silaturahmi antar para entrepreneur. senangnya.

Acara semalam dimulai dengan kata sambutan dari Pak Heru, selaku General Manager Bobotoh 96,4 FM dan dilanjutkan oleh kata sambutan dari Direktur Utama QP Indonusa. Kata sambutan ini mengantarkan kegiatan untuk mencapai tujuan acara yaitu sharing pengetahuan dan pengalaman dari  para entrepreneur dan juga akademisi serta perbankan. Itul lho…

Acara ini juga diselingi dengan makan malam bersama para peserta dan juga makan makanan khas Bandung, yaitu batagor. enaknya. Apalagi diselingi dengan nyanyian para pemusik dan penyanyi yang notabene juga para bobotoh. Terlihat sekali bagaimana peserta menikmati acara semalam.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dengan pembicara Pak Nana yang membahas tentang peluang bobotohnomic dan juga potensi bisnis yang ada disana. Besar sekali peluangnya dan harus dimanfaatkan dengan baik. selain itu, apa yang dilakukan selama ini akan memberikan value bagi para bobotoh itu sendiri.

selain itu, pa nana juga memberikan sharing tentang peluang bagi para bobotoh. Untuk bobotoh yang ingin mengembangkan bakat bekerja di perusahaan jepang dan ataupun kerja di jepang, ada peluang untuk mengikuti pelatihan dan persiapan kesana. itu adalah peluang yang sangat berarti bagi para bobotoh.

acara selanjutnya menampilkan Bapak wisata, dari Bank BNI 46 yang sudah berada di lokasi acara sejak Magrib. beliau adalah area manager untuk produk bni bagi para usaha mikro. produk yang disampaikan oleh Pak Wisata adalah produk kredit wirausaha. Produk ini perlu dimiliki oleh para entrepreneur, khususnya khususnya bobotohnomic itu sendiri.

Para peserta sangat tertarik dengan presentasi dari pak Wisata karena berhubungan dengan loan atau pinjaman atau kredit dari perbankan.  Para bobotoh membutuhkan pinjaman buat pengembangan bisnis mereka. Hanya, masalahnya adalah para bobotoh sering bermasalah dengan kolateral atau jaminan untuk kredit mereka. Mereka berharap dapat keringanan dari Bank BNI.

Presentasi terakhri disampaikan oleh Bapak Meriza. Bahasan yang disampaikan adalah relevan dengan pembelajaran atau learning bagi para bobotohnomic dalam bisnis mereka.Learning yang berhubungan dengan  peluang bisnis dankeuangan bagi bisnis mereka adalah value yang sangat berharga. Inilah yang menjadi point utama dari Pak Meriza.

Gathering semalam benar-benar memberikan value untuk semua yang terlibat. Baik itu bobotohnomic, perbankan, qp Indonusa dan juga Radio Bobotoh 96,4 FM.

**********

ON AIR BERSAMA ANAK GIMB FOUNDATION

Setelah On air dengan anak GIMB Foundation

Setelah On air dengan anak GIMB Foundation

Talkshow on air Radio Bobotoh 96,4 FM pada tanggal 24 Mei 2013 sore itu dipandu oleh Bunda Ana. Dengan cara beliau yang sangat interaktif, talkshow sore itu mampu memberikan pencerahan kepada para bobotoh dan pendengar Radio Bobotoh itu sendiri. Aktif dalam talkshow terlihat dari bahasan dan diskusi mereka.

Tamu dalam acara talkshow ini adalah dua orang anak muda yang memiliki bisnis yang berbeda. selain mereka, juga ditelaah oleh kang Iyan sebagai salah seorang nara sumber dalam talkshow ini. keberadaan tiga orang tamu dan narasumber memberikan warna sendiri dalam talkshow tersebut.

Tamu yang pertama bernama fadli. Beliau adalah pebisnis dalam kerajinan yaitu tas dari anyaman. Keunikan dari produk fadli menjadi keunggulan dalam berbisnis beliau saat ini. Keunikan inilah yang menjadi diferensiasi dalam bisnis Fadli.

Beliau menceritakan bagaimana beliau mengawali bisnis setelah keluar dari pekerjaan. Sebagai anak pertama, beliau memiliki tanggungjawab terhadap diri sendiri dan keluarga nantinya. Hal ini menjadi motivasi Fadli dalam bisnis.

Tamu kedua adalah fadli juga. Beliau masih muda dan berbisnis jual beli kamera dan produk-produk turunannya. Kejelian Fadli melihat peluang dalam bisnis kameran mengantarkan beliau untuk fokus di bisnis tersebut.

pelajaran dari kedua bintang tamu ini adalah mereka sama-sama memanfaatkan teknologi informasi sebagai media untuk mengkomunikasikan produk mereka kepada target market. Komunikasi atau promosi menggunakan internet yaitu facebook, twitter, blog adalah sangat penting. Murah tetapi bisa tepat sasaran.

Kang Iyan memberikan tanggapan bagaimana setiap entrepreneur perlu memiliki kemampuan memanfaatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan produk dalam bisnis mereka. selain itu, pemanfaatan teknologi informasi menjadi sangat penting.

Bunda Ana memandu acara tersebut dengan baik dan menarik. Diskusi semalam dapat memberikan yang value yang sangat berarti bagi Fadli berdua dan juga bobotoh.

**********

KLINIK UKM

Bersama Anak binaan

Bersama Anak binaan

Klinik UKM dan QP Indonusa yang dilakukan secara reguler menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para bobotoh itu sendiri. Klinik yang membahas berbagai permasalahan yang dihadapi para bobotoh tersebut sudah menjadi kegiatan yang sangat penting.

Seringkali permasalahan para bobotoh tidak bisa dibahas di talkshow on air Radio Bobotoh tersebut. Adanya keterbatasan waktu dan tematik dalam setiap talkshow menjadi permasalahan para bobotoh tidak bisa dibahas secara menyeluruh. inilah kendalanya.
Kemaren, bahasan dalam klinik ukm adalah bagaimana menyelenggarakan event dalam suatu peringatan ulang tahun perusahaan. Event ini harus dimanage dengan baik agar dapat mencapai output dan outcome yang sudah ditetapkan. Perhatikan hal ini.
Diskusi panjang dalam klinik tersebut mampu membuat para bobotoh memahami hakekat daripada bisnis yang mereka jalankan. Hakekat bisnis dan permasalahan sehubungan dengan bisnis harus dilihat secara postif. Tidak dilihat sebagai sesuatu yang menghalangi bisnis.
Satu hal yang paling penting adalah bagaimana melihat masalah tersebut dengan baik. Jangan terjebak kepada sesuatu yang ada dipermukaanmasalah karena itu bukan menjadi akar masalah. Ketika sudah menemukan akar masalah, barulah kita mencari alternatif solusinya.

**********

KREATIVITAS BERBISNIS BAJU KAOS

Kreatif berbisnis baju kaos

Kreatif berbisnis baju kaos

On air Bobotoh FM hari ini membahas tentang kompetisi dalam bisnis yang terus meningkat. Peningkatan ini terlihat pada semakin banyaknya perusahaan yang bermain pada pasar baju kaos. Inilah kenyataan di Kota Bandung.

Persaingan ini harus  dilihat dengan kacamata yang jernih dan jangan dianggap sebagai sesuatu yang harus dihindari. Tidak… harus dihadapi dan mencari strategi yang paling tepat untuk memenangkan persaingan tersebut, itulah pernyataan yang disampaikan oleh kang Meriza dalam on air malam itu.

Tetap dipandu oleh kang adi, on air tadi malam benar-benar bisa membuat diskusi semakin cair dan bermakna bagi para bobotoh. Apalagi dengan kedatangan kan firman dan kang agus dari distro sunda. Semakin mantap diskusi malam itu.

Kang firman adalah pengusaha kaos dan sudah menggeluti usaha ini sejak empat tahun yang lalu. Cuma, beliau mulai fokus sendiri mengembangkannya dan sudah berjalan tiga bulan. Hasilnya… sudah mulai terlihat. …

Lain lagi dengan kang agus, beliau sudah menggeluti usaha ini dengan membentuk nama distro sunda. Beralamt di buah batu, beliau mengembangkan bisnis dan dengan dukungan dua orang tenaga kerjanya, beliau sudah berhasil memasarkan produk tersebut melalui on line. Senangnya…..

Kembali ke tema on air malam itu, dalam konsep persaingan, kang firman dan kang agus menerapkan konsep diferensiasi yang kuat dalam membuat baju kaos. Ada teknik tertentu yang  bagi sebagian orang susah, tetapi bagi beliau itu yang dibuat. Keunggulan produk menjadi kata kunci untuk memenangkan persaingan.

Memang pilihan ini berdampak kepada biaya produksi yang ditanggung oleh setiap produk. Akan tetapi, itu adalah pilihan strategi yang diambil oleh kang firman dan kang agus. Pasarnya yang jelas, akan menjadi kemudahan dalam memasarkan produk tersebut.

On air malam itu diambil kesimpulan bahwa persaingan dalam bisnis adalah sesuatu yang tidak bisa dielakkan. Akan tetapi, harus dimanaje agar bisa memberikan value buat perusahaan dan bisnis kita. jangan  takut dengan persaingan….

**********

KLINIK UKM 20 MEI 2013

Presentasi

Presentasi

Sore itu di Cafe persib, tempat Radio bobotoh 96,4 FM siaran sangat cerah. Tidak hujan dan jalanan juga tidak macet. Senangnya merasakan nuansa seperti itu di tempat yang selalu dijadikan untuk memberikan klinik UKM.

Ada juga  yang unik dari klinik ukm sore itu. Kita kedatangan teman-teman dari Bank Rakyat Indonesia Syariah. Pengalaman yang sangat berharga. Hal ini berhubungan dengan kedatangan teman-teman dari BRIS.

Apa yang disharingkan adalah bagaimana produk yang relevan dengan para bobotoh. Sebagai tindaklanjut dari diskusi dengan pimpinan Bank BRI Syariah… sebelumnya. Tentu ini memberikan peluang yang luar biasa kepada para bobotoh

Peluang ini harus dimanfaat sebaik mungkin agar memberikan value bagi para bobotoh. Teman-teman bobotoh membutuhkan dukungan perbankan untuk mengembangkan usaha mereka. harus itu.

Akan tetapi, tentu dibutuhkan kajian yang lebih mendalam agar bisa memberikan keuntungan yang win-win antar kedua belah pihak. bagi program yang cocok bagi bobotoh, tentu akan diambil dan dijalankan. Kesetaraaan sangat dibutuhkan dalam program ini.

**********

ON AIR 17 MEI 2013

Bersama Pa Nana dan Pa Adi

Bersama Pa Nana dan Pa Adi

On air hari jumat ini agak berbeda dengan yang biasanya dalam bahasan bobotohnomic. Acara yang seringkali dibawakan olen Bunda Ana kali ini membahas tentang bisnis para bobotohnoomic. Hmmmm… kalau bunda ana yang membawakan, biasanya akan banyak informasi-informasi yang berhasil digali dan dimanfaatkan untuk para bobotoh.

Hal yang berbeda juga malam iitu adalah kedatangan dua orang tamu yang masih mahasiswi tetapi sudah berbisnis. Dua mahasiswi tersebut memiliki bisnis fashion dan memasarkannya melalui on line shop. Bagus sekali potensi bisnis yang dijalankan mereka.

Untuk pembahasannya, dilakukan oleh Kang Iyan, salah seorang tim dari QP Indonusa, sementara Kang Meriza di luar studio membantu bahasan di dalam studio. Kebetulan lagi persiapan untuk Ulang tahun Bobotoh fm yag ke dua, tanggal 16 Juni 2013.

Tema yang dibahas malam itu adalah tentang siapa takut berbisnis? Pertanyaan yang sangat mengejutkan bagi banyak orang yang sedang memiliki keinginan yang tinggi untuk berbisnis. Pertanyaan yang juga menantang bagi setiap orang.

Kedua mahasiswi tersebut ditanya oleh Bunda ana dalam keberanian mereka membangun dan mengembangkan bisnis tersebut. dengan gamblang kedua tamu menjelaskan bagaimana mereka mengawali bisnis yang mereka jalankan dengan modal 100 ribu diawalnya. Percaya tidak percaya, itulah kenekatan mereka dalam berusaha.

Alhamdulillah, saat ini, usaha mereka sudah berkembang terus. Permintaan terus berdatangan kepada mereka dan bahkan permintaan berasal dari luar kota. Kang iyang menambahkan bahwa keberanian dalam berbisnis adalah awal untuk sukses dalam bisnis.

Akan tetapi, keberanian aja tidak cukup. Hal ini harus ditambah dengan pengetahuan bisnis, manajemen, leingkungan bisnis dan juga mampu membuat keunikan dan diferensiasi atas produk dan layanan kepada konsumen tersebut.

**********

KLINIK UKM 17 MEI 2013

Bersama Tamu undangan

Bersama Tamu undangan

Klinik ukm yang diselenggarakan di Bobotoh FM dan Qp Indonusa adalah kegiatan rutin yang tidak bisa ditinggalkan. Kegiatan ini sudah mulai menarik para bobotoh untuk datang dan berdiskusi tentang bisnis mereka. Demikian juga dengan permasalahan bisnis yang dihadapi.

Klinik UKM sore itu membahas permasalahan yang dihadapi oleh para ukm dalam bidang fashion. Mereka rata-rata menjadi distributor dari para produsen pakaian. Caranya adalah dengan membuat online marketing kepada para konsumen.
Permasalahan yang sering dihadapi oleh para entrepreneur di bidang ini adalah mereka kurang mendapatkan pengetahuan yang cukup tentang mengembangkan bisnis mereka. Perjalanan awal adalah menjadi tonggak keberhasilan mereka. Cuma, ada saat nya mereka harus  mengembangkan bisnis tersebut.
Dalam konteks bisnis, selalu ditekankan bahwa untuk pengembangan bisnis tersebut, dibutuhkan manajemen. Manajemen sangat relevan dengan bagaimana bekerja dengan dan melalui orang lain. Hal ini penting untuk kpengembangan bisnis mereka.
Lalu, apa yang harus dilakukan? Dalam klinik kali ini, diarahkan para peserta untuk mulai mengembangkan diri dengan banyak belajar tentang bisnis itu sendiri. Learning adalah tindakan yang harus dilakukan agar bisnis fashion melalui on line ini terus berkembang.

**********

JELI MEMANFAATKAN MOMENTUM

On Air bersama Pa Adi

On Air bersama Pa Adi

On air talkshow semalam, 13 Mei 2013  agar berbeda. Kenapa berbeda? karena tamu yang kita undang untuk menjadi pembicara dalam acara talkshow Bobotohnomic berhalangan hadir. Kenapa demikian? hmmm…inilah uniknya  para pelaku usaha UMKM..

Pada akhirnya, kang adi selaku penyiar dan Kang Meriza selaku pembicara rutin dalam acara on air Talkshow ini mengisi acara berdua. Tema yang diankat kali ini adalah berhubungan dengan momentum. Nah lho… kenapa ini dibahas?

bahasan ini relevan dengan tema Ulang tahun Bobotoh 96,4 FM untuk kedua tahun. Tepatnya tanggal 16 Juni 2013, Bobotoh 96,4 FM berulang tahun dan kami, berkomitmen untuk menjadikan momentum tersebut untuk dijadikan sebagai kesempatan bagi para bobotoh juga untuk mengembangkan bisnis mereka.

Momentum akan mampu memberikan peluang bagi bisnis yang sedang kita jalankan. Peluang inilah yang menjadi dasar untuk menjalankan bisnis kita tersebut. Nantinya, peluang akan membesarkan bisnis kita.

Apa yang dapat dilakukan? jelilah melihat peluang disekitar kita. Sebagai bobotoh, tentu kita tidak bisa  lepas dari Persib. saat ini, betapa banyak peluang dari semakin baiknya penampilan tim Persib di liga. Sekarang saja sudah menempati urutan ketiga, klasemen.

Ini akan memberikan peluang kepada kita sebagai bobotoh dalam berbisnis. Tentunya, peluang tersebut kita selaraskan dengan bisnis yang kita jalankan. Keselarasan menjadi sangat penting nantinya, kata kang meriza.

Ada dua penanya kemaren. Yaitu kang rizki, beliau menanyakan tentang bagaimana mendapatkan pendanaan untuk pengembangan bisnis nya dalam pembuatan miniatur pesawat terbang. Kami menjelaskan bahwa sumber pendanaan ada beberapa dan tidak hanya perbankan dan perusahaan yang menawarkan CSR. akan tetapi, muga ada keluarga, istri dan orang tua. juga teman-teman bisa menjadi sumber pendanaan. Asal dalam perhitungannya jelas dan profesional.

Bila kita tetap ini ke perbankan, kita perlu menganalisis aset kita sebagai agunan dan kolateral nantinya. Perhitungan ini harus jelas sehingga terlihat potensi untuk dijadikan sebagai jaminan.

Adapun pa umar, sebagai penanya kedua, bertanya tentang bobotohstore untuk menyimpan produk beliau. Tentunya nanti adanya kesepakatan dari pemilik store dengan Bapak Umar sendiri. Pilihan produk utamanya diarahkan kepada barang.

On air semalam benar-benar hidup dan mampu memberikan inspirasi kepada para bobotoh dalam menumbuhkembangkan bisnis mereka kedepan. Sukses terus untuk para bobotoh….

**********

KLINIK UKM BERSAMA PERBANKAN 

Bersama Anak binaan

Bersama Anak binaan

Tak terasa, klinik UKM yang diselenggarakan kemaren di Cafe Persib, Jalan Sulanjana agak berbeda dengan yang biasanya. Perbedaan tersebut  terlihat dari tamu yang datang pada acara tersebut. Siapakah diah? hmmmmm… jangan kaget ya…

Tamu sore kemaren adalah seorang banker dari Bank Muamalat, CIhampelas, Bandung. Waduh… kok bisa? saya juga tidak tahu,  kenapa bisa ha…haaa.. tetapi, itulah faktanya.
Kedatangan Ibu Renny dari Bank Muamalat sempat membuat saya kaget. Karena tidak direncanakan dan apa yang saya dapatkah adalah selama sharing dengan beliau, pihak Bank Muamalat sebagai salah satu bank Syariah berkomitmen untuk membantu para pelaku UKM khususnya para binaan bobotoh fm dan Qp Indonusa.
Beberapa program dari Bobotoh FM dan QP Indonusa menjadi unggulan bagi kami selaku pembina UMKM disini. Ada kegiatan talkshow on air, klinik UKM, gathering bisnis, bobotohstore dan lain-lain. Semuanya ditujukan untuk pengembagan bisnis para bobotoh.
Ibu Renny menawarkan pendanaan bagi para bobotoh FM untuk pengembangan bisnis mereka. Kerjasama diharapkan mampu meningkatkan bisnis para bobotoh nantinya. komitmen ini disambut gembira karena memberikan peluang nantinya kepada para bobotoh.
Hmmm… tidak terasa, Alhamdulillah pihak perbankan mulai percaya dengan Bobotohnomic yang kita usung. Semoga menjadi awal yang lebih baik kedepannya…..amin..

**********

SENANGNYA MEMBAWA MAHASISWA KE RADIO 

Bersama mahasiswa on air

Bersama mahasiswa on air

Pengalaman berharga bagi saya ketika bisa membawa anak-anak saya ke radio. Mereka adalah para mahasiswa saya di Universitas Widyatama Bandung. Alhamdulillah…

Pada hari kesempatan beberapa minggu lalu, saya berhasil membawa tiga orang anak-anak saya untuk siaran di Radio Bobotoh 96,4 FM. Mereka adalah taufika, Rina dan Arsy. selamat ya…

Mereka sangat senang bisa tampil di radio dan berdiskusi dengan para penyiar. Memang bukan saya yang on air, karena saya memberikan kesempatan kepada kang Iyan, tim saya.

Akan tetapi, tidak ada yang berbeda. suasanyana dan materi wawancara juga tidak jauh berbeda dibanding saya. Tetapi, saya benar-benar senang melihat anak-anak saya bisa on air. Pengalaman yang pasti tidak akan pernah mereka lupakan dalam hidup ini.

Sukses terus ya….

***********

KLINIK UKM 10 MEI 

Bersama Anak binaan

Bersama Anak binaan

Klinik UKM yang diselenggarakan oleh Qp Indonusa dan Radio Bobotoh 96,4 FM hari ini membahas bagaimana memanfaatkan web sebagai media pemasaran suatu produk. Klinik ini diberikan oleh kang Iyan. menarik juga buat para anak binaan.

Pembahasan ssemakin menarik ketika anak binaan diajak langsung praktek. Praktek bagaimana membuat news atas setiap materi untuk web mereka. Mereka terlihat antusias dengan kegiatan ini.

Suatu kebahagiaan bagi kami ketika melihat seseorang merasakan manfaat atas apa yang kita ajarkan. Meskipun terkesan sangat sederhana, akan tetapi, bagi banyak orang lain, apa yang diajarkan memberikan value buat mereka.

Alhamdulillah, klinik ukm hari ini sudah mulai memberikan manfaat bagi orang lain. Semoga pelajaran hari ini bisa bermanfaat dan juga diaplikasikan dalam kehidupan mereka. semoga…

**********

SHARING DENGAN ANAK BINAAN 

Sharing dengan anak binaan

Sharing dengan anak binaan

On air radio bobotoh malam ini sangat menarik dengan kehadiran tiga teman-teman dari kampus yang berbeda, yaitu Haris dan Indra, dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Ojha dari Universitas Widyatama Bandung. Ketiga mahasiswa ini memberikan inspirasi yang sangat berarti bagi bobotoh. Waaaah…

Acara ini juga masih dipandu oleh Kang adi sebagai penyiar yang selalu mampu membahas berbagai isu yang relevan dengan bisnis para bintang tamu. Demikian juga dengan Kang meriza dan kang iyan, selaku akademisi yang memberikan pandangan dalam konteks konsep dan teori yang relevan dengan bisnis para bintang tamu.

Tema yang dibahas adalah jangan takut menjadi wirausaha. Tema ini sangat menarik karena seringkali orang takut menjadi pebisnis. Takut gagal dan bangkrut…

Indra adalah mahasiswa yang berani berbisnis. Sebagai mahasiswa perantauan, indra memilih bisnis tas untuk dipasarkan. Bisnis ini sangat menantang tetapi berpeluang untuk dikembangkan, kata indra.

Demikian juga dengan Ojha, satu-satunya perempuan yang menjadi bintang tamu kali ini. Juga sebagai mahasiswi, Ojha berbisnis hijab. Dengan Hijab princess, Ojha mengembangka bisnis nya dengan dibantu oleh dua orang karyawan. Ojha berharap akan menjadi pebisnis hijab yang besar nantinya bisnis yang digeluti saat ini. Ojha tidak takut berbisnis

Lain halnya dengan haris, beliau adalah pengusaha cake. Dengan brand studiokue, haris berkeinginan untuk menjadi pebisnis cake di Bandung. Berbagai event yang sudah diikuti oleh haris dengan cake buatan perusahaannya.

Dari bintang tamu tersebut, kata kang meriza, kita dapat mengambil pelajaran bahwa jangan takut berbisnis. Kondisi lingkungan negara saat ini benar-benar tidak kondusif. Akan tetapi, disinilah peluang seorang menjadi entrepreneur sukses. Entrepreneur sukses tersebut dilahirkan dari lingkungan bisnis yang penuh dengan ketidakpastian.

Ketiga bintang tamu ini sudah membuktikan bahwa jabngan takut untuk berbisnis. Peluang masih sangat besar diluar sana. Dengan pengetahuan, insyaAllah akan bisa menangkap peluang ini dan membesarkan bisnis kita.

**********

SHARING DENGAN KAMPUS

Dengan Mahasiswa/i UIN Sunan Gunung Jati

Dengan Mahasiswa/i UIN Sunan Gunung Jati

Sore yang cerah di sekitar studio Bobotoh FM, Jalan Sulanjana Bandung, 6 Mei 2013. Tidak hujan dan bahkan panasnya terik sekali. Membuat saya dan teman-teman menjadi bersemangat dalam memberikan klinik ukm kepada para bobotoh yang berbisnis.

Sore ini kita kedatangan teman-teman dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung. Kedatangn teman-teman ini adalah berdiskusi tentang rencana seminar kewirausahaan yang akan mereka selenggarakan. senang sekali…

Acara seminar ini akan berlangsung pada tanggal 15 Mei 2013 di kampus UIN itu sendir. Tepatnya pada hari Rabu minggu depan. Berbagai persiapan sudah dilakukan untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Termasuk dengan hadir pada acara klinik ini.

Diskusi diawali dengan bagaimana membangun semangat entrepreneurship yang berbasis kepada agama islam. Masih banyak yang belum memahami konsep ini dengan baik. seringkali malah salah kaprah dalam memahaminya.

sebagai seorang akademisi, tentu konsep  ini harus dijelaskan dengan baik kepada mereka. Ada tujuan perusahaan saat ini yang harus dicapai. Tujuan tersebut adalah berhubungan dengan sustainability atau keberlanjutan dari bisnis kita.

Salah satu fondasinya adalah agama islam. Ajaran agama adalah dasar dalam menjalankan berbagai kegiatan, termasuk bisnis itu sendiri. Alhamdulillah, teman-teman dari UIN SGD memahami konsep ini dan bisa menghubungkan antara apa yang didapat di kelas mereka dengan yang dilapangan.

**********

SHARING DENGAN MAHASISWA SETELAH ON AIR

Diskusi dengan Mahasiswa setelah On air

Diskusi dengan Mahasiswa setelah On air

Setelah megikuti kegiatan On air radio Bobotoh 96,4 FM pada hari Jumat, 3 Mei 2013, saya berkesempatan berdiskusi dengan mahasiswa saya, yaitu Taufika, Arsy dan Rina. Mereka adalah anak didik saya di Universitas Widyatama Bandung. Senangnya memberikan kesempatan kepada anak didik untuk mengikuti program kita sendiri.

Sharing dengan mahasiswa ini membahas pengalaman dan pelajaran apa yang mereka dapatkan dari kegiatan on air tersebut. Hal ini penting bagi peningkatan value bagi mereka sendiri atas apa yang mereka dapatkan dari kegiatan on air. Kedepannya, mereka bisa memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan tersebut.

Pendapat dari mereka adalah mereka mendapatkan pengalaman pertama. Pengalaman pertama on air di radio. waaah.. hebat..

Pengalaman pertama ini juga deg-deg an ketika pertama kali berbicara di radio. Berbicara tentang konsep bisnis mereka disana. Terus, mereka diarahkan oleh para penyiar lagi…Akan tetapi, mereka senang sekali dengan pengalaman ini.

Insya Allah, pengalaman kemaren sangat bermakna bagi anak-anak saya dan saya berharap mereka akan terus sukses dalam bisnis mereka itu….

**********

AKTIVITAS MAHASISWA BERBISNIS

Bersama mahasiswa on air

Bersama mahasiswa on air

On air Radio Bobotoh 96,4 FM pada hari Jumat, 3 Mei 2013 cukup berbeda dengan biasanya. Kegiatan rutin yang dihadiri terus oleh kang meriza dan kang adi, kini agak berbeda. Perbedaannya adalah kemaren di hadiri oleh Bunda Ana dan kang Iyan.

Perbedaan ini adalah mencoba memberikan warna baru pada On air Radio bobotoh 96,4 FM itu sendiri tentang Bobotohnomic. Alhamdulillah, mulai mendapatkan respons yang positif dari para bobotoh, pendengar setiap Bobotoh 96,4 FM. adapun saya dan Pa adi tetap di luar studio mengarahkan on air tersebut.

Pada acara ini juga dihadirikan tiga pebisnis muda. Mereka adalah mahasiswa Universitas Widyatama, mahasiswa Kang Meriza yang sudah memiliki bisnis. Meriza juga adalah pembelajar dalam bisnis itu sendiri.

Tema yang diangkat adalah bagaimana meningkatkan kualitas bisnis mereka disaat muda. Bisnis yang sudah dijalankan sudah menarik dan sekarang tinggal bagaimana mengembangkan bisnis mereka tersebut. Bunda Ana dengan gaya nya yang menarik dalam membawakan acara, membuat mahasiswa saya senang dam memberikan pengalaman baru bagi mereka sendiri.

Demikian juga dengan penanya melalui telepon dan juga sms. Kang iyan juga memberikan pendapat bagaimana meningkatkan bisnis harus dimulai dari tekat itu sendiri. tekat adalah dasar dalam untuk meningkatkan bisnis kita itu sendir.

**********

GATHERING I BOBOTOHNOMIC: BEEING A SUCCESSFUL ENTREPRENEUR

Menjadi Pembicara di Acara Gathering I Bobotohnomic

Menjadi Pembicara di Acara Gathering I Bobotohnomic

Konsep a successful entrepreneur adalah konsep yang menjadi bahasan pertama dalam preview umkm yang diselenggarakan oleh Klisnik UKM Qp Indonusa dengan radio bobotoh 96,4 FM di café Persib, jalan sulanjana Bandung.

Gathering pertama ini sedianya juga akan dihadiri oleh teman-teman Bank BJB, akan tetapi karena satu dan lain hal, teman-teman BJB berhalangan hadir. Namun demikian, acara ini tidak berkurang meriahnya  dengan kehadiran teman-teman Pelaku UMKM yang merupakan bobotohnomic.

Acara ini membahas berbagai isu yang berhubungan dengan program radio bobotoh sehubngan dengan pengembangan ekonomi para bobotohnomic dan bagaimana peran radio bobotoh terhadap pengembangan bisnis mereka.

Adapun pak nana memberikan bagaimana kegiatan klinik QP Indonusa memberikajbn gambaran program-program yang akan membantu pengembangan bisnis mereka yaitu pelatihan, data base, pemberian award dan lain-lain.

Acara ini juga menampilkan pembahasan konsep entrepreneur, bisnis dan manajemen bagi para bobotohnomic yang dibawakan oleh Bapak Meriza

**********

EVALUASI SATU BULAN 

Sharing dengan Ibu Wida

Sharing dengan Ibu Wida

Acara on air Radio bobotoh pada hari senin, 28 Januari 2013 pukul 18.30 – 19.30 yang dibawakan oleh Bapak Adi dan tetap ditemani oleh klinik UKM Qp Indonusa yaitu Bapak Meriza Hendri cukup istimewa karena mendatangkan tamu pelaku UMKM yaitu Ibu Wada.

Tema talkshow kali ini adalah bagaimana melakukan evaluasi atas bisnis yang sudah dijalankan selama hamper satu bulan ini.

Evaluasi adalah tahap penting dalam suatu manajemen bisnis karena akan menentukan bagaimana pencapaian tujuan perusahaan atau bisnis kedepannya. Disinilah konsep perbaikan terus menerus yang harus dilakukan oleh setiap manajemen perusahaan.

Evaluasi pada prinsipnya adalah bagaimana membandingkan antara target yang sudah direncanakan dengan realisasi yang dicapai oleh manajemen selama dalam rentang waktu tertentu, kata Bapak meriza.

Bagaimana aplikasinya? Ibu wada yang menjalankan bisnis baso tahu dan pepaya memberikan ilustrasi yang sangat relevan dengan konsep evaluasi ini dalam bisnis yang beliau jalankan setiap hari. Konsep bisnis yang dijalankan adalah hasil evaluasi atas capaian yang beliau dapatkan dalam bisnis tersebut.

Banyak nilai dan inspirasi yang dapat diambil dalam talkshow sore ini.

**********

ENTREPRENEUR DAN MANAJEMEN 

Sharing dengan tamu

Sharing dengan tamu

Sebagai acara rutin yang telah disusun oleh manajemen Radio Bobotoh 96,4FM dan klinik UKM Qp Indonusa, talk show rutin yang diambil kali ini adalah tentang bisnis dan manajemen. Konteks ini berhubungan dengan bagaimana seorang entrepreneur menjalankan usaha mereka dengan manajemen.

Talkshow kali ini cukup berbeda karena mendatangkan salah seorang mitra binaan yaitu kang teten yang berbisnis susu. Pembahasan dihubungkan dengan pengalaman kang teten dengan  konsep yang berhubungan dengan proses bisnis mereka.

Pak Meriza menjelaskan bagaimana tetap konsisten dengan manajemen untuk menumbuhkembangkan bisnis para bobotohnomic. Manajemen ini bisa dimulai dengan  nilai-nilai yang ada disekitar para bobotohnomic tersebut.

Adapun bapak nana fokus pada membahasan tentang bagaimana manajemen tersebut digunakan dan diterapkan dalam perusahaan dan tanggung jawab perusahaan untuk terus mengembangkan implementasi manajemen dalam bisnis.

ada satu informasi yang menurut dalam talkshow ini dimana kan Teten menerapkan filosofi orang tua dalam berbisnis yaitu promosi, produksi dan berhitung. kan tetapik, yang mengejutkan adalah bagaimana kang teten jujur belum menerapkan manajemen dalam bisnis mereka

**********

PENGELOLAAH KARYAWAN

On air dengan kang adi

On air dengan kang adi

Bahasan talkshow on air radio bobotoh 96,4 fm dalam program klinik ukm yang diselenggarakan oleh radio bobotoh dengan qp Indonusa pada hari senin tanggal 7 Januari 2013 pukul 18.30 – 19.30 WIB membahas tentang pengelolaan karyawan dalam usaha yang dijalankan oleh para bobotohnomics.

Pembahasan ini diberikan oleh bapak nana dan bapak meriza hendri yang dipandu oleh kang Adi dengan situasi yang sangat cair.

Bahasan dimulai dari aset yang paling utama dalam perusahaan yaitu karyawan. Hal utama dalam perusahaan saat ini adalah karyawan sebagai aset perusahaan. Tidak perlu aktivitas yang ribet dalam pengelolaan karyawan, akan tetapi dimulai dari rekrutmen karyawan yang harus memperhatikan morale dari karyawan dan barulah aspek knowledge, skill dan attitude mereka.

Kejujuran adalah hal mendasar dalam aspek karyawan yang harus diperhatikan oleh entrepreneur. Seorang entrepreneur harus meningkatkan knowledge, skill dan attitude karyawan dengan pelatihan dan contoh langsung dari para pemilik usaha. Hal inilah yang ditekankan oleh pa meriza. Pa nana membahas perlunya mempertimbangkan kompensasi bagi karyawan.

Talkshow on air yang dilaksanakan setiap senin, pukul 18.00 -19.00 wib membahas berbagai aspek manajerial dari perusahaan para pelaku bisnis umkm.

**********

EVALUASI AKHIR TAHUN 

Setelah On air

Setelah On air

Pada hari senin 31 Desember 2012 kemaren, acara talkshow on air di radio bobotoh 96,4 fm yang merupakan kegiatan rutin pada pukul 18.00 – 19.00 adalah kegiatan penutup akhir tahun 2012.

Kegiatan ini cukup berbeda karena hanya dihadiri oleh bapak nana dari klinik ukm qp indonusa karena bapak meriza hendri berhalangan hadir dikarenakan sedang sakit. Acara ini tetap dipandu oleh bapak adi selaku host.

Tema talkshow hari kemaren adalah bagaimana evaluasi akhir tahun bagi bobotoh yang nemiliki usaha dan berprofesi sebagai entrepreneur dalam keseharian mereka. Evaluasi adalah bagaimana membandingkan antara perencanaan dengan hasil yang sudah dicapai sampai dengan akhir tahun 2012 dan nantinya dijadikan sebagai dasar untuk membuat perencanaan di tahun 2013.

Business performance improvement atau yang disebut dengan bpi adalah bagaimana suatu bisnis berusaha untuk meningkatkan kinerja bisnisnya dengan kinerja keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia.

Upaya untuk meningkatkan kinerja ini juga dilakukan dengan meningkatkan pengelolaan keuangan perusahaan. Hal ini bisa dilakukan dengan mencatat setiap transaksi bisnis yang terjadi perusahaan. Langkah selanjutnya adalah meningkatkan program pemasaran dengan target mencapai kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan.

Proses bisnis harus bisa menjamin efektifitas dan efisiensi dalam bisnis. Dan terakhir adalah bagaimana peningkatan produktivitas karyawan dalam perusahaan. Itulah talkshow on air kemaren malam dan ditahun 2013, talkshow ini akan semakin baik. Terakhir, tidak lupa menyampaikan selamat tahun baru 2013 dan semoga bobotoh akan semakin sukses di tahun depan.

**********

MEMASARKAN PRODUK BOBOTOHNOMIC

Setelah On Air dengan Kang Adi

Setelah On Air dengan Kang Adi

Coaching dan talkshow entrepreneurship dalam konteks KLINIK UKM kerjasama Klinik UKM Indonusa dengan Radio Bobotoh 96,4 FM pada hari Senin, 24 Desember 2012 pukul 18.30 – 19.30 sangat menarik dengan tetap menghadirkan Meriza Hendri dan Nana Sutisna selaku nara sumber. Acara ini tetap dipandu oleh Bapak Adi

Tema yang diangkat pada kesempatan ini adalah tentang bagaimana memasarkan produk para bobotoh dalam rangka menumbuh kembangkan bisnis yang dijalankan para bobotoh tersebut.Pembahasan dimulai dengan membahas konsep pemasaran dengan harus dipahami oleh setiap business owner karena uang tersebut adanya di konsumen. Oleh karena itu, kita harus memahami konsumen dengan baik dari aspek need, want dan demand atau permintaan mereka. inilah intisari dari pemasaran dimana nantinya akan ditawarkan produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan para konsumen.

Dalam diskusi ini, ada empat penanya yang masing-masing menanyakan tentang bagaimana mengembangkan bisnis ditengah tingginya persaingan dalam bisnis budidaya ikan tawar, dari kang nur akbar. Penanya kedua membahas bagaimana strategi menerapkan konsep pareto dalam bisnis kuliner yang ditanyakan oleh Kang Iman.

Terakhir tentang orientasi dalam pemasaran yaitu product orientation, production orientation, selling orientation, marketing orientation dan holistic marketing… Pa Meriza dan Pa Nana menggabungkan jawaban nya dengan konsep dan teori serta aplikasi bisnis yang dijalankan.  Bobotoh mulai tertarik dengan program Klinik UKM ini sadar untuk menumbuh kembangkan bisnis mereka.Talkshow ini dilaksanan setiap hari senin, pukul 18.00 – 19.00 WIB dan minggu depan akan membahas proses bisnis bobotoh

**********

PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI BOBOTOHNOMIC

Bersama kang Adi

Bersama kang Adi

Sebagai salah satu kegiatan rutin yang telah disepakati dalam berbagi ilmu dengan para pelaku UMKM di bandung dan Jaa barat, hari senin tanggal 17 desember 2012, pukul 19.30 – 20.30 (memang jadwalnya agak dirubah karena ada acara lain yang harus tampil terlebih dahulu)…

Pada kegiatan talkshow kali ini, yang tetap dipandu oleh kang adi dan dihadiri oleh Meriza Hendri dan Nana Sutisna membahas tentang perlunya pengelolaan keuangan usaha dan tips yang bisa digunakan untuk mengelola keuangan secara baik.

Bisnis itu adalah UUD atau yang biasa disingkat dengan ujung-ujungnya duit bagi pelaku usaha dan tidak bisa dibantahkan untuk yang satu ini. Kenapa demikian? kata Meriza dalam penjelasannya yang dipandu oleh kang adi, karena bisnis itu adalah create money dan laba yang dihasilkan oleh bisnis tersebut lah yang digunakan untuk biaya hidup sehari-hari, seprti untuk diri sendiri dan keluarga.

Bagaimana mengelolanya? tip pertama adalah memisahkan keuangan pribadi dengan uang dapur atau keperluan sehari-hari sehingga tidak ada lagi campur aduk keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Hal ini sangat penting karena keberhasilan bisnis sangat ditentukan pengelolaan keuangan.

Tip selanjutnya disampaikan oleh pa nana yang menyatakan bahwa dalam bisnis harus mencatat setiap transaksi keuangan usaha sehingga dapat diketahui kondisi keuangan perusahaan. Laba yang tinggi sangat dipengaruhi oleh pemasaran dan pengelolaan biaya yang melibatkan pemasaran itu sendiri, keuangan dan operasi serta sumber daya manusia dalam perusahaan.

salah satu sesi tanya jawab yang paling mengesankan ketika Pak Haji Mul yang menanyakan istilah top up medalam kredit perbankan. Hal ini sangat menarik karena  bisa kita lihat dari beberapa sudut pandang yaitu itu menunjukkan kepercayaan bank kepada Pak Mul dalam kredit mereka. Ini sangat bagus kata pa nana. Kemudian, Pa meriza menambahkan ketika ingin mengembangkan usaha, berhubungan dengan bank sangat baik karena kita diajar untuk disiplin dalam mengelola uang

Ketiga, kata pa meriza adalah lihat penggunaan uang untuk top up tersebut. jangan digunakan untuk konsumtif, tetapi untuk produktif agar selisih bunga sebagai kewajiban pa mul bisa ditutupi oleh laba yang didapatkan dari usaha stelah laba tersebut dikurangi dengan laba yang ditahan. Tentu laba harus lebih tinggi dari bunga bank tersebut.

Selain Pa Mul yang bertanya tentang top up, juga ada penanya lewat sms yaitu kang iman seorang tuna netra yang bertanya bagaimana meminjam uang sebagai modal. Pa Nana, Pa meriza dan Kang adi sangat menghargai kang iman dan sangat respek kepada mereka. Intinya, jangan memulai dengan uang pinjaman dari bank untuk memulai usaha, tetapi dari dana sendiri, kalo ada. misal gadain tv, motor dll. Kalo nggak ada , coba ke saudara, orang tua, adik, kaka, teman yang merupakan angle investor bagi kang iman,. mereka tidak mensyaratkan persyaratan seperti halnya bank untuk memberikan pinjaman.

Demikianlah talkshow kemaren malam dan sangat bagus dengan tanggapan para bobotoh. Kedepannya para bobotoh yang akan mengembangkan usaha diberikan kesempatan untuk mempromosikan bisnis mereka di web klinik UKM Indonusa yaitu http://klinikukm.qpindonusa.co.id/.

Selain itu, juga akan dibuka klinik ukm secara off line di kantor radio bobotoh 96,4 FM pada hari senin mulai pukul 16.00 – 20.00 WIB.

Sampai ketemu minggu depan dengan pembahasan tentang bagaimana memasarkan produk para pelaku UKM

**********

ENTREPRENEUR SUKSES DENGAN BISNIS YANG TERUS TUMBUH DAN BERKEMBANG

On Air bersama kang Adi

On Air bersama kang Adi

Hari Senin, 10 Desember 2012, Talkshow rutin Qp Indonusa dengan Radio Bobotoh 96,4 FM pada pukul 18.00 – 19.30 membahas tentang menjadi entrepreneur sukses yang memiliki bisnis yang terus tumbuh dan berkembang. Tim ahli dalam talkshow ini tetap Bapak Nana dan Bapak Meriza dari Qp Indonusa dan dimoderatori oleh Kang Adi, penyiar radio Bobotoh FM

Bapak Nana  memulai dengan perubahan lingkungan bisnis seiring dengan kebijakan Bank Indonesia sehubungan kredit bagi UMKM. bagai bobotoh yang memiliki bisnis, kondisi ini memang harus dilihat secara detail agar tidak memberikan kondisi yang mengancam perusahaan.

Bapak meriza menambahkan bahwa perbankan memang dibutuhkan untuk pemodalan usaha dan pengembangan usaha, akan tetapi, perbankan bukanlah satu-satunya lembaga yang menyediakan dana untuk bisnis.

Bagi bobotoh, untuk memulai, menumbuh dan kembangkan usaha dapat dilakukan melalui penggunaan data sendiri, orang tua, keluarga dan teman yang biasa disebut dengan angle investor.

Talkshow ini diselenggarakan setiap hari senin, pukul 18.00 – 19.30 hasil kerjasama antara Klinik UKM qp Indonusa dengan Radio Bobotoh 96,4 FM.

**********

MEMBUAT USAHA TUMBUH DAN BERKEMBANG

On air 3 Desember 2013

On air 3 Desember 2013

Pada hari Senin, 3 Desember 2012, Klinik UKM QP Indonusa yang bekerjasama dengan Radio Bototoh 96,4 FM pada pukul 18.00 – 19.20 mengadakan acara on air tentang klinik UKM dengan tema membuat usaha tumbuh dan berkembang.

Acara on air ini menghadirkan Bapak Nana Sutisna dan Meriza Hendri dari QP Indonusa yang merupakan perusahaan riset, konsultan dan training dan dipandu oleh Bapak Adi, manajer Radi Bobotoh FM. Pembahasan diawali dengan ucapan selamat kepada Persib yang telah mampu mengalahkan Persepam Madura United 3-0. Sekali selamat kepada para bobotoh.

Selanjutnya adalah bagaimana mengembangkan bobotohnomic yang merupakan pendengar setia radio Bobotoh 96.4 FM. dasarnya adalah bagaimana menumbuh dan kembangkan usaha para bobotoh dari skala mikro, kecil dan menengah berdasarkan Undang-Undang no 20 tahun 2008 tentang UMKM.

Apa yang perlu dilakukan? Bapak Nana mengawali dengan perlunya berbisnis itu dengan dasar mindset dan tekat yang kuat karena dengan tekat itu akan membuat para pebisnis bisa all out menjalankan usaha tersebut. hal ini ditambah dengan menerapkan sistem yang merupakan dasar daripada sustainability atau keberlangsungan usaha. Kenapa demikian? Bapak Meriza menjelaskan bahwa berbisnis itu harus berdasarkan kepada peluang yang ada disekitar para bobotoh. Peluang membuat cara pandang pebisnis menjadi berbeda dalam menjalankan usaha.

Ada bobotoh yang menanyakan bagaimana memulai usaha? Harus memiliki tekat yang kuat dan mengelola kekuatan yang ada dalam diri para bobotoh. Akhrinya, yakin bahwa bisnis para bobotoh bisa tumbuh dan berkembang melalui terus belajar dengan para sesama bobotoh dan klinik UKM QP Indonusa yang bekerjasama dengan Radio Bobotoh 96,4 FM.

bagi bobotoh yang ingin terus mendapatkan coaching dan pembelajaran tentang bisnis, dapat melihat web kami http://www.klinikukm.qpindonusa.co.id.  Acara ini adalah hasil kerjasama KLINIK UKM QP Indonusa dengan Radio Bobotoh 96,4 FM yang disiarkan setiap hari senin, pukul 18.00 – 19.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: