GIMB Entrepeneur School

REVIEW PEMBELAJARAN DI GIMB ENTREPENEUR SCHOOL BATCH 5

9 Oktober 2013

Tadi malam adalah kelas terakhir untuk batch 5 GIMB Entrepeneur school yang memang pelaksanaannya setiap rabu malam. Alhamdulillah, kelas semalam penuh meskipun kang Agus minta ijin tidak bisa hadir karena beliau harus mempersiapkan rapat di perusahaan beliau pagi ini.

Kegiatan semalam sebenarnya adalah yang pertama diadakan oleh GIMB Foundation karena batch-batch sebelumnya belum mendapatkan program review atas seluruh materi yang diberikan selama dikelas tersebut. adapun tujuannya adalah agar para entrepeneur bisa mendapatkan rangkuman atas apa yang sudah dipelajar dan bisa dipahami, dihayati serta dimanfaatkan dalam bisnis yang mereka jalankan.

Review semalam diawali dengan pembahasan konsep entrepeneurship yang dilihat dari sejarah, definisi, motif dan karakteristik yang dimiliki oleh setiap entrepeneur serta kompetensiyang harus dimiliki setiap entrepreneur agar sukses nantinya. hal ini penting agar mereka menyadari akan hakekat seorang entrepeneur

Entrepeneur tidak akan pernah sukses bila mereka tidak memahami konsep bisnis dan lingkungan bisnis. Bisnis itu harus dipahami secara baik karena ada kegiatan, sumber daya, produk dan tujuan yang hendak dicapai. Inilahyang seringkali kurang dipahami oleh setiap entrepeneur. perlu untuk memberikan penjelasan kepada siswa.

Selanjutnya entrepeneur tersebut pasti tidk bisa dilepaskan dari lingkungan bisnis yang selalu berubah, penuh ketidakpastian, tidak bisa dikontrol dan juga sudah mengalami turbulensi. Inilah kenyataan yang dihadapi oleh para entrepeneur dan oleh karena itu, mereka harus bisa memahami perubahan lingkungan bisnis dan juga membuat antisipasi atas perubahan berupa strategi sampai kebijakan serta program dalam bisnis mereka.

Bisnis tidak akan bisa bertahan lama bila tidak didukung oleh manajemen yang kuat dan dalam hal ini manajemen dipisah menjadi hard skill dan soft skill. Inilah yang harus dipahami oleh setiap entrepreneur dimana mereka harus menguasai dua-duanya.

Review terakhir adalah berhubungan dengan konsep balanced scorecard yang harus dijalankan oleh setiap entrepeneur agar bisnis terus berhasil mencapai apa yang sudah direncanakan. Inilah pertemuan di GIMB Entrepeneur School tadi malam.

*************

MENGAJAR MANAJEMEN OPERASI, 24 Agustus 2013

Bersama Siswa GES 4, 24 Agustus 2013

Bersama Siswa GES 4, 24 Agustus 2013

Pembelajaran di kelas GIMB entrepreneur school batch empat sore ini sudah sampai pada perspektif internal business process dalam konteks balanced scorecard atau BSC. Materi ini menjadi sangat penting dan bersifat inti bagi para siswa karena bagian inilah yang seringkali di lupakan atau kurang disadar dalam kehidupan bisnis para entrepeneur. seringkali menjadi perhatian.

Inilah yang menjadi perhatian saya dalam mengajar materi sore ini. Pembelajaran yang sangat berhubungan dengan bisnis proses atau proses bisnis dari perusahaan mereka. Kegagalan dalam memahami proses bisnis berdampak kepada bagaimana entrepreneur tidak mampu mengelola dan mengatur proses bisnis dengan baik sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

ingat, dalam proses bisnis itu berhubungan dengan biaya yang ditanggung oleh para pebisnis. Biaya yang mempengaruhi tingkat profitabilitas yang didapatkan oleh para entrepreneur. padahal, profitabilitas tersebut adalah tujuan dari setiap entrepreneur dalam berbisnis. sangat disayangkan bila entrepreneur harus mengalami penurunan dalam laba mereka.

Pembahasan dimulai dengan membuat mapping atas proses bisnis perusahaan para siswa dan kemudian memberikan pengelompokkan atas tahap-tahap dari proses bisnis tersebut. dari inilah para siswa membuat proses bisnis mereka. Penting untuk diperhatikan oleh setiap entrepreneur dalam manajemen operasi karena saya juga membuat estimasi bagaimana persentase dari proses bisnis dalam biaya suatu perusahaan. Jadi, perlu bagi setiap entrepreneur memahami hal ini.

Pelajaran sore ini benar-benar berarti bagi setiap siswa. buktinya adalah mereka semua membuat tahap-tahap dalam bisnis. selain itu, banyak pertanyaan yang disampaikan kepada saya dalam belajar dan berhubungan dengan aspek teori dan bisnis mereka. semoga bermanfaat ya…

**********

STRATEGIC MANAGEMENT, GIMB ENTREPRENEUR SCHOOL, 24 Agustus 2013

Bersama siswa GES 6, 24 Agustus 2013

Bersama siswa GES 6, 24 Agustus 2013

Pagi ini saya mendapatkan jadwal mengajar di kelas GIMB Entrepreneur School untuk batch 6 dan merupakan kelas pertama setelah libur selama tiga minggu. Enak sekali bertemu dengan para siswa yang merupakan binaan GIMB dan sangat relevan dan berhubungan dengan saya. Melihat mereka bersama di kelas, menjadi penyemangat dalam mengajar.

Materi pagi ini adalah tentang strategic management. hampir sama dengan kelas yang saya ajar pada hari Rabu tanggal 21 Agustus yang yang lalu. Akan tetapi, pesertanya berbeda. Hal ini juga berdampak kepada pola penyampaian materi ini. sungguh menarik.

Materi yang saya berikan relevan dengan permasalahan bisnis yang mereka hadapi dalam keseharian. Sama dengan kelas hari rabu, mereka belum mendapatkan konsep strategi dalam bisnis sehingga kurang peduli dan sadar dengan perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat dan berdampak kepada bisnis yang mereka jalankan. kasus kenaikan harga dolar adalah contoh yang menarik.

Diskusi semakin intens ketika membahas bagaimana peranan strategi dalam bisnis. Apalagi ketika membahas tingkatan bisnis para siswa. mereka seingkali kejebak dengan ekspansi yang begitu cepat, akan tetapi, kurang memperhatikan kekuatan diri yang jelas sekali sangat mempengaruhi bisnis tersebut. bahkan sangat bahaya ketika mereka melakukan ekspansi begitu cepat.

dari sekian banyak pertanyaan dan diskusi, ada satu hal yang sangat mendasar, mereka mulai tersadarkan dengan kondisi bisnis yang begitu cepat berubah lingkungannya. kesadaran ini penting untuk membuat bisnis mereka menjadi tangguh kedepannya dan bisa berkontribusi kepada pencapaian tujuan bisnis itu sendiri.

**********

Mengajar Strategic Management 1, GIMB Entrepreneur School, Rabu 21 Agustus 2013

Mengajar di GES, 21 Agustus 2013

Mengajar di GES, 21 Agustus 2013

Semalam adalah jadwal mengajar di kelas GIMB Entrepreneur School setelah liburan hari raya Idul Fitri 1432 H selama hampir tiga minggu. Kelas pertama yang membahas tentang strategic management yang benar-benar sangat diperlukan oleh para entrepreneur dalam menumbuhkembangkan bisnis mereka kedepannya.

Materi ini menjadi sangat penting karena para entrepreneur yang saya temui, jarang mendapatkan pengetahuan tentang strategic management. Sementara, bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur tidak bisa dilepaskan dari lingkungan bisnis yang jelas sekali selalu berubah, tidak pasti dan sedang mengalami turbulensi sehingga akan sangat berpengaruh kepada bisnis para entrepreneur.

Disinilah kata kunci yang menjadi dasar kenapa setiap entrepreneur perlu memahami strategic management dalam menjalankan bisnis mereka. Materi semalam, dimulai dengan mengajak para siswa untuk melihat fenomena yang terjadi saat ini yaitu melemahnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar amerika yang sudah sampai Rp. 11.000/dolar Amerika.

Hal ini benar-benar berpengaruh kepada bisnis khususnya tkarena erhadap penurunan daya saing produk dari para entrenrepreur. kesadaran akan kondisi ini sangat penting karena diharapkan para entrperneeur akan membuat langkah-langkah strateig buat bisnis mereka agar tidak bisa mencapai keuntungan dari bisnis yang mereka jalankan.

Kegagalan entrepreneur dalam melihat perubahan lingkungan dengan pelemahan rupiah ini akan memaksa bisnis para entrepreneur menjadi terganggu. ini yang seringkali terjadi pada para entrepreneur saat ini. mereka terlambat mengambil tindakan antisipasi atas perubahan lingkungan bisnis tersebut. inilah awal berfikir strategic bagi para entepreneur.

Kemudian, dibahas tentang konsep strategy dan strategic yang harus dilihat secara jelas agar tidak salah dalam menggunakan bagi bisnis tersebut. strategic lebih menekankan kepada proses berfikir untuk mendapatkan strategi. Adapun strategy, lebih menekankan keputusan yang terbaik yang diambil oleh para entrepreneur. Keputusan tersebut harus benar-benar memberikan value yang optimal bagi bisnis mereka.

Kemudian, juga dibahas tingkatan dari strategi yaitu level korporat, level bisnis dan level fungsional. setiap level ini saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan. ini penting untuk dipahami agar tidak salah dalam menerapkan strategi.

Dalam pembahasan dikelas semalam, banyak juga dibahas kasus-kasus yang dihadapi oleh para siswa sehingga terjadi interaksi antara saya dan siswa. menyenangkan sekali kelas semalam. semoga mereka bisa memahami dan menghayati serta memanfaatkan dalam mengelola dan menjalankan bisnis tersebut. sukses ya anak-anak…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: