Kesediaan untuk berkorban


Hari ini, seluruh umat islam di berbagai belahan dunia merayakan hari raya idhul adha yang merupakan hari besar umat islam. Salah satu. poin utama yang menjadi pelajarannya adalah bagaimana seorang muslim berkorban berupa sapi atau domba seperti yang umum di indonesia.

Bicara berkorban, banyak sekali pelajaran dan nilai dari aktivitas ini. Mengorbankan seekor sapi ataupun domba dan dibagikan kepada orang banyak adalah bentuk fisik yang dijalankan.

Akan tetapi, pelajaran berharga disini adalah bagaimana setiap orang mau berkorban dan berbagi dengan banyak orang. Inilah kata kunci yang bisa diambil dari hari raya idul adha ini. Demikian pula dengan seorang entrepreneur yang ikut berkorban dalam hari raya ini.

Sebagai seorang entrepreneur, harus siap berkorban dulu buat bawahan mereka. Jangan pernah ego dengan apa yang dicapai. Utamakanlah anggota tim kita terlebih dahulu, bisa berupa waktu, tenaga, fikiran dan juga bahkan uang.

Self interest atau kepentingan pribadi harus diminimalisir agar setiap anggota tim merasa nyaman dengan para entrepreneur itu sendiri.

Kemudian, nilainya berhubungan dengan people dalam tujuan bisnis. Konteks ini menggambarkan bagaimana usaha atau bisnis setiap entrepreneur harus bisa optimal dalam capaian profit agar bisa membagikan hasil usaha kepada masyarakat. Semakin banyak profit, tentu peluang untuk berzakat dan sedekah makin banyak.

Jadi, marilah kita berbagi dengan orang sekitar. Jadilah entrepreneur yang siap berkorban. Selamat hari raya idul adha ya….

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on Oktober 15, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: