FOKUS UNTUK MENJADI JUARA


Liputan di http://www.juaranews.com, tanggal 19 September 2013

FOKUS UNTUK MENJADI JUARA

                                                                 Meriza Hendri

Mahasiswa program Doktor Manajemen Unpad, pembina GIMB Foundation, dosen Universitas Widyatama, Bandung

             Menjadi juara adalah impian setiap orang yang ingin berkarya yang terbaik dari setiap bidang yang dijalankannya. Juara itu adalah dampak dari yang dijalankan. Termasuk juga dengan anak muda yang berkeinginan untuk menjadi entrepeneur. Juara… itulah konsep yang ingin dicapai, akan tetapi, juara dalam bentuk bisnis yang berhasil dari profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang.

            Untuk menjadi juara, dibutuhkan proses yang tidak sebentar. Jelas sekali membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi, harus dinikmati karena itulah proses yang harus dilalui. Setiap orang yang juara, pasti mengenal konsep 10.000 jam terbang, dimana mereka benar-benar harus ditempa oleh proses terlebih dahulu.

            Inilah yang harus disadari oleh setiap entrepeneur atau siapapun untuk menjadi juara dibidang yang mereka pilih. Setelah disadari, dipahami, dihayati dan dijalankan serta dilakukan perbaikan terus menerus. Inilah yang terjadi dalam kerangka 10.000 jam terbang tadi.

            Untuk menjalankannya, ada satu konsep yang ingin di share kepada teman-teman semua. Konsep yang gampang untuk diucapkan, akan tetapi membutukan komitmen, konsistensi dan disiplin yang sangat tinggi untuk menjalankannya.

            Konsep itu adalah fokus. Inilah yang sering diucapkan oleh banyak orang. Untuk mencapai sesuatu, harus fokus terhadap apa yang sudah direncanakan. Seringkali orang menyatakan fokus… fokus, dan fokus, akan tetapi, kurang mengetahui bagaimana sebaiknya untuk mencapai fokus tersebut.

            Fokus secara sederhana adalah bagaimana memusatkan perhatian, fikiran, tenaga, waktu dan semua sumber daya yang kita miliki untuk melakukan sesuatu yang sudah kita tetapkan sebagai rencana untuk dijalankan. Memusatkan perhatian itulah yang sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang juara atau to be champion.

            Untuk menjadi fokus, perlu diperhatikan beberapa hal. Pertama adalah kejelasan dari apa tujuan yang hendak dicapai. Tujuan itu menggambarkan apa yang hendak dicapai dimasa depan. Tujuan tersebut harus memenuhi kaidah SMART yang sering dibahas orang. Specific, measurable, attainnable, reasonable dan time table. Tentunya sudah mengetahui konsep tersebut.

            Kedua, memberikan ilustrasi atas tujuan yang hendak dicapai. Deskripsi ini akan memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang hendak dicapai. Seringkali orang terjebak dalam menetapkan tujuan. Deskripsinya tidak lengkap sehingga analisis yang dibuatkan tidak lengkap. Akhirnya, berdampak pada penggunaan resourses yang tidak optimal dan tidak lengkap juga.

            Ketiga, menilai kebutuhan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. sumber daya ini bisa berupa waktu, pikiran, tenaga, uang dan lain-lain. Dari sinilah setiap orang bisa memusatkan perhatian. Setiap sumber daya memilliki kontribusi yang penting dalam mencapai tujuan. Sumber daya itu juga berkontribusi dalam persentase yang berbeda. Banyak difikiran, sedikit di uang dan waktu. Itu contohnya.

            Keempat, membuat program untuk mencapai tujuan tersebut. program ini merupakan realisasi dari sumber daya yang kita miliki. Tentu segalanya harus dihitung kekuatan dan kelemahan agar program yang dibuat tersebut dapat efektif dan tidak terkesan dipaksakan. Adanya unsur paksaan tersebut akan berdampak kepada tidak optimalnya pencapaian tujuan.

            Kelima, menjalankan setiap program yang sudah direncanakan. Eksekusi akan menentukan tercapai atau tidaknya tujuan tersebut. seringkali orang bagus direncana, akan tetapi gagal di eksekusi. Dampaknya jelas, rencana akan gagal total. Kata orang, rencana tinggal rencana.

            Keenam, melakukan monitoring dana evaluasi atas hasil yang sudah dicapai. Artinya, membandingkan apa yang direncanakan dengan apa yang sudah dicapai. Hal ini penting agar terlihat gap yang terjadi.

            Ketujuh, melakukan perbaikan atas hasil evaluasi tadi. Aktivitas inilah yang menjadi kunci untuk fokus mencapai tujuan menjadi juara. Continous improvement atau perbaikan terus menerus akan mengarahkan setiap orang untuk mencapai apa yang sudah ditetapkan.

            Oleh karena itu, marilah fokus dengan apa yang sudah direncanakan yaitu menjadi juara.

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on September 21, 2013, in Entrepreneurship, Portal juaranews.com and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: