ENTREPRENEUR SUKSES BUTUH COACH DAN MENTOR


Liputan http://www.juaranews.com, 12 September 2013

ENTREPRENEUR SUKSES BUTUH COACH DAN MENTOR

                                                Meriza Hendri

             Semakin kesini, semakin terasa bagaimana gerakan untuk menjadi entrepreneur sukses di negeri ini semakin bergaung. Semakin banyak orang yang ingin menjadi entrepreneur. “Virus” entrepreneur sudah menyebar kemana-mana, khususnya ke anak muda. Benarkah?

            Pengamatan saya di Kota bandung memperlihatkan bagaimana anak muda saat ini sudah semakin tergerak hatinya untuk memilih menjadi seorang entrepreneur sukses. Entrepreneur yang dalam konsep saya memiliki usaha yang mampu mendatangkan laba (profit), memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar (People), menjaga lingkungan alam (planet), berkelanjutan dalam bisnisnya (sustainability) dan juga adanya tumbuh dan berkembang dalam bisnis dari skala mikro, kecil, menengah dan besar (tumbuh dan berkembang).

            Indikator ini terlihat dari bagaimana para mahasiswa yang ada di Kota Bandung mulai giat untuk menjadi seorang entrepreneur. Silahkan ditanya, apakah tujuan mereka setelah lulus kuliah? Apakah masih ingin menjadikan pegawai sebagai tujuan?

            Jawabannya adalah tidak. Mereka tidak ingin menjadi pegawai. Sekarang, bagaimana menjadi seorang entrepreneur sukses tersebut? tentunya belajar tentang entrepreneurship itu sendiri. Belajar agar mendapatkan pengetahuan tentang bisnis dan manajemen untuk menjalankan bisnis. Itu yang saya sebut dengan knowledge based entrepreneur

            Akan tetapi, tentu ada sesuatu yang intangible sekali dalam bisnis yang sangat dibutuhkan oleh mereka. hal ini tidak akan didapatkan dalam proses belajar dikelas. Pengalaman dari entrepreneur sukses, atmosfir bisnis dan lain-lain seperti mental seorang pebisnis, menghadapi kegagalan.

            Bagaiman caranya mendapatkan hal tersebut? Menjadi entrepreneur dengan bantuan seorang coach dan mentor dalam berbisnis. Kenapa demikian? Hal ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat menjadi seorang entrepreneur sukses.

            Banyak sekali orang menjadi entrepreneur secara otodidak. Akan tetapi, mereka dalam bahasa saya, seringkali menabrak pakem-pakem bisnis dan manajemen sehingga terbentur dengan berbagai kesalahan dalam menumbuhkbembangkan bisnis mereka.

            Tentu tidak masalah juga kalau menemukan masalah sampai kegagalan. Seorang entrepreneur itu pasti akan menemukan masalah dan sampai gagal dalam bisnis. Akan tetapi, perlu diingat ucapan David Kelly, seorang guru inovasi yang menyatakan bahwa lebih cepat gagal, lebih cepat sukses.

            Ada satu pesan yang mendalam dalam pernyataan tersebut, bagaimana pada hakekatnya setiap entrepreneur tersebut “harus” melewati kegagalan. Dalam konteks learning, itu adalah wajar. Seseorang harus melewati proses terlebih dahulu dalam menjalankan segagal sesuatu sampai mereka fasih dalam kegiatan tersebut.

            Sebagai contoh, seseorang yang ingin mahir dalam menjalankan sepeda. Diawal, dia harus belajar mengenal apa itu sepeda terlebih dahulu. Kemudian belajar mengayuh dan menjaga keseimbangan diri. Disini, seringkali jatuh, luka, nabrak dan lain-lain. Akan tetapi, semakin cepat dia jatuh, nabrak, luka tersebut, semakin tahu dan paham dia bagaimana menjalankan sepeda dengan baik.

            Sama halnya dengan belajar naik sepeda, entrepreneur juga akan menghadapi yang namanya benturan, jatuh bangun sampai “berdarah-darah” dalam bisnis. Setelah itu, barulah akan lancar dalam bisnis. Dalam proses inilah seorang coach dan mentor berperan. Mereka diharapkan dapat membantu entrepreneur untuk menghadapi masalah-masalah tadi.

            Kalau kita lihat konsep coaching, jelas sekali para entrepeneur dibantu untuk menggapai tujuan atau goal yang hendak mereka tetapkan. Hal ini penting karena semuanya memang harus diarahkan untuk berfikir dari akhir dulu seperti yang disampaikan oleh steven covey, “starts from the end”. Seorang coach bagi entrepreneur dapat mengarahkan mereka kepada pencapaian tujuan tersebut.

            Konsistensi berfikir inilah yang perlu dijaga atau yang biasa kita sebut dengan istiqomah dalam berfikir. Karena, seringkali anak muda kurang kuat dalam aspek ini. Mereka seringkali cepat menyerah ketika dihadapkan pada satu masalah dan bahkan meninggalkan bisnis yang sudah dimulai. Ini masalah mendasar bagi kebanyakan entrepreneur.

            Coach akan membantu untuk mengarahkan para entrepreneur dalam membangun kerangka berfikir dan menjalankannya.

            Selanjutnya adalah seorang mentor. Bagi saya, seorang mentor adalah seperti halnya bagaimana seseorang yang ingin meng-copy paste kan keberhasilan seorang entrepreneur kepada entrepreneur lainnya. Hal ini penting bagi penciptaan entrepreneur sukses. Mereka sangat dibutuhkan karena akan mempengaruhi kualitas entrepreneurship seseorang.

            Mentor ini berasal dari entrepreneur sukses seperti pemilik bisnis yang sudah berhasil menumbuhkembangkan bisnis mereka. konsep komunitas sangat berperan dalam hal ini karena mereka memiliki role model yang dapat dicontoh oleh para anak muda tersebut.

            Kongkritnya adalah bagiamana konsep apprentice atau magang di perusahaan para pengusaha sukses akan dapat mempercepat peningkatan knowledge, skill dan attitude atau yang lebih dikenal dengan KSA bagi para anak muda. Atmosfir bekerja akan sangat dibutuhkan oleh para anak muda dalam menjalankan bisnis.

            Salah satu kelemahan anak muda berbisnis adalah mereka kurang memiliki pengalaman dalam berbisnis karena masih mahasiswa atau sekolah, sudah langsung berbisnis. Hal ini tentu menjadi salah satu weakness mereka.

Oleh karena itu, untuk mempercepat keberhasilan menjadi seorang entrepreneur, perlu bagi setiap entrepreneur memiliki coach dan mentor. Insya Allah, hal ini akan mempercepat keberhasilan mereka menjadi entrepreneur sukses.

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on September 21, 2013, in Portal juaranews.com and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: