KEBAHAGIAAN KETIKA MELIHAT ANAK BINAAN SUKSES


Inilah pelajaran yang sangat berharga ketika mendengar salah satu anak binaan bisa mendapatkan sesuatu yang diharapkan. Apa itu? Tentu berhubungan dengan bisnis dong. Konsepnya tidak akan lepas dari profit, people, planet, sustainability dan juga bisnis yang terus berkembang.

Rasanya, kesenangan seorang guru adalah ketika anak didiknya berhasil dan bahkan bisa melampaui knowledge, skill guru tersebut. termasuk bisnis ya…. karena keberhasilan anak didik mencerminkan keberhasilan seorang guru dalam mendidik anak didik mereka.

Dalam konteks bisnis dan manajemen, pengalaman ini mengingatkan saya kepada konsep leadership. Leadership itu kata kuncinya adalah pengaruh. Dalam hal in, bagaimana kemampuan seseorang mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Kata kunci inilah yang selalu saya pegang ketika menjadi seorang leader, termasuk juga bagi siswa dan anak binaan.

 Sehubungan dengan hal ini, bagi saya, seorang leader yang berhasil adalah leader yang bisa menciptakan leader-leader baru. Konsep ini sangat mendasar. Bagaimana menciptakan leader yang berhasil tersebut? karena ini akan menjadi indikator keberhasilan seorang leaders.

 Disinilah diperlukan knowledge dan skill tentang leadership dan followership. Menjadi seorang leader itu tidak membutuhkan surat keputusan formal dari lembaga atau perusahaan. seorang leader bisa tercipta tanpa surat keputusan tersebut. akan tetapi, mereka bisa tercipta dari lingkungan yang memberikan kesempatan untuk mempengaruhi orang lain.

 Untuk menjadi leader yang bisa menghasilkan leader baru, tentu prinsip selalu selangkah didepan harus dipegang. Artinya, seorang leader harus selalu belajar, belajar dan belajar tentang apa yang mereka pimpin. Sebagai contoh, leader dalam bisnis. Dia harus terus belajar, belajar dan belajar tentang bisnis yang dijalani sehingga bisa menjadi leader bagi para bawahannya.

 Belajar menjadi kata kunci dalam hal ini. Belajar dari orang lain, belajar dari kesalahan sendiri, belajar dari membaca, belajar dari kesalahan orang lain, adalah contoh-contoh untuk tetap selalu di depan para bawahan. Inilah yang perlu menjadi perhatian.

 Pengalaman di GIMB Foundation dan sebagai dosen di kampus, memberikan pengalaman yang sangat berharga. Dengan terus belajar, seorang leader bisa mengarahkan anak didik, menjadi coach dalam mencapai tujuan anak didik, menjadi inspirator buat anak didik, menjadi teman bisnis buat anak didik.

Rasanya, dengan melihat anak didik yang sudah berhasil, tercapai sudah konsep leader yang berhasil yaitu leader yang bisa menciptakan leader-leader baru. Kesuksesan mereka adalah kesuksesan saya juga. Semoga akan selalu sukses mereka dikemudian hari. Amin….

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on September 20, 2013, in Leadership and Followership and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: