KREATIVITAS DALAM MENDIDIK KARYAWAN.


sharing lagi

sharing lagi

Pelajaran berharga yang saya dapatkan pagi ini ketika saya harus mendidik karyawan untuk lebih kreatif. Awalnya cukup kaget dan ada rasa nggak enak kepada mereka karena dikhawatirkan mereka akan marah, keccewa dan pada akhirnya menyerah atas apa yang saya berikan kepada mereka.

Akan tetapi, hal ini salah besar. Pola pikir seperti itu tidak bisa diterima oleh kaca manajemen. Kreativitas itu bisa “dipakasakan” pembentukannya kepada para karyawan. kenapa demikian? Apakah benar pola seperti itu?

Saya merasakan iya. Pada kondisi terpaksa, setiap orang akan mengeluarkan ide-ide mereka terhadap apa yang ditentangkan kepada mereka. pada kondisi terpojok, setiap orang akan mengeluarkan apa yang mereka miliki. Bahkan tidak terduga, hal-hal tersebut akan keluar sendiri.

Selanjutnya adalah berikan mereka kesempatan untuk menyampaikan apa adanya. Jangan ada barrier dalam mereka menyampaikan pemikiran-pemikiran tersebut. kebebasan ini memberikan kepercayaan diri setiap karyawan dalam menyampaikan ide-ide mereka. kebebasan ini memberikan dampak pada kepercayaan diri mereka dalam berfikir.

Kemudian, mengevaluasi setiap ide-ide secara bersama-sama. Tahap ini sangat penting bagi para karyawan agar mereka merasa dihargai dan dlibatkan dalam pengembangan kreativitas tersebut. hal ini penting untuk keberlanjutan kreativitas tersebut. ‘

 Selain itu, meskipun mereka pada posisi terjepit, akan tetapi, karyawan juga membutuhkan arahan yang jelas dari apa yang hendak dicapai dari tekanan tersebut. karyawan akan mengerti dan memahami apa yang sedang dilakukan dan mereka akan mengambil hikmah dari kegiatan terebut. Tidak akan ada benci, dendam, marah kepada entrepreneur.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa dalam kondisi tertekan, biasanya manusia itu akan kreatif mencari ide-ide untuk memechakan masalah yang sedang dihadapi. Karena itulah ciri utama dari kreatif tersebut.

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on September 13, 2013, in Creativity and Innovation and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: