BERFIKIR KREATIF, TETAPI HARUS DIBATASI…


Berbagi....

Berbagi….

Ada satu pelajaran yang sangat berharga yang mungkin perlu saya share dengan teman-teman tentang kerangka berfikir yang sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam bisnis khususnya dan dalam pekerjaan pada umumnya. kasusnya sangat sederhana akan tetapi, membuat saya perlu berfikir juga untuk kasus ini. Hal ini berawal dari salah satu siswa saya yang sudah beberapa minggu mengikuti kelas, akan tetapi belum menemukan bisnis yang akan dijalankan.

sudah beberapa sharing yang saya berikan dan juga diskusi dengan memberikan arahan dalam memilih bisnis. akan tetapi, belum juga bisa memberikan solusi kepada anaknya. mulai dari bertanya mimpi, visi, hobi sampai dengan membaca tokoh sukses, tetap saja tidak menyelesaikan masalahnya. kenapa demikian?

setelah melakukan perenungan beberapa hari, saya teringat dengan materi perkuliahan filsafat ilmu dari kampus. pelajaran yang sangat berharga buat saya. apa itu? tentang kerangka berfikir. Sudah beberapa kali saya share ke teman-teman bahwa pada hakekatnya manusia itu adalah berfikir, berfikir dengan bertanya, bertanya untuk mencari jawaban dan jawaban yang dicari adalah jawaban yang benar. jadi, hakekat manusia itu berfikir untuk mencari kebenaran.

dalam filsafat ilmu, ada tahap-tahap kita berfikir, mulai dari menemukan masalah sesuai dengan pengetahuan kita (ontologi), dengan metode tertentu (epistemologi) dan manfaatnya (aksiologi). kerangka berfikir inilah yang belum dimiliki oleh anak binaan saya tadi. Dia berfikir liar dan tidak ada dibatasi, salah satunya adalah manfaat bagi diri dan konsumen.

kemudian, fokus bagi entrepreneur, ke”liaran” berfikir ini sangat dibutuhkan karena relevan dengan kreativitas yaitu bagaimana kemampuan setiap orang mengembangkan ide-ide untuk menyelesaikan masalah. cuma, harus dibatasi, apa itu? inovasi. inovasi relevan dengan bagaimana ide tersebut diterima oleh konsumen. karena uang kita itu ada di konsumen.

Oleh karena itu, boleh berfikir liar dalam konteks kreativitas tetapi harus ada batasan dari aspek kerangka berfikir dan inovasi. Hal ini akan mempercepat capaian kesuksesan serta kualitas bisnis itu sendiri. bagaimana dengan teman-teman semua? … sukses buat hari ini ya…

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on Agustus 31, 2013, in Creativity and Innovation. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: