Menyendiri untuk berfikir


Terus berbagi

Terus berbagi

Menyendiri untuk berfikir; Sejak tadi pagi, saya mengajak anak yang paling kecil, fazel untuk mengetik di cafe persib. Atau di radio persib. Sebenarnya, tidak sengaja juga karena sambil nunggu farhan, anak pertama masuk sekolah sampai jam 10 an.

Apa yang ingin saya share? Ada kalanya kita perlu menyendiri dari aktivitas rutin kita untuk berfikir. Berfikir tentang bisnis kita. Berfikir tentang segala hal yang sudah kita capai, yang belum kita capai dan yang akan kita capai.

Rasanya, apa yang saya lakukan pagi ini menjadi kesempatan berharga untuk diri dan bisnis yang dijalankan. Saya pernah membaca satu buku tentang guide to greatness, dijelaskan memang untuk menjadi seorang yang berhasil, harus ada waktu untuk berfikir.

Berfikir itu menjadi momen untuk melakukan kontemplasi. Pada akhirnya, mendapatkan berbagai inspirasi untuk diri dan bisnis kedepan. Ini yang paling penting. Adanya kaizen atau perbaikan terus menerus atas bisnis kita dari haris berfikir.

Kalau kembali ke hakekat manusia, pada dasarnya manusia itu adalah berfikir, berfikir dengan bertanya, bertanya untuk mencari jawaban dan jawaban yang benar. Jadi, manusia itu berfikir untuk mencari kebenaran dan salah satunya atas setiap masalah bisnis kita.

Btw, udah dulu ya, anakku tidur dipangkuan, karena kelelahan menunggu bapaknya berfikir sambil ngetik tulisan ini. Mari kita sediakan waktu untuk berfikir yuk. ….untuk kebaikan bisnis kita. Sukses buat kita semua…Bismillahirrahmanirrahim;)

About merizahendri

Man with skill in Entrepreneurship, strategic management,

Posted on Agustus 20, 2013, in Management and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: